This sophisticated study, now brought back into print as the second book in Equinox Publishing\'s Classic Indonesia series, delineates the ideology of the Indonesian Communist Party (PKI) during a crucial period in its history. After sketching the evolution of the Party\'s doctrines between 1951 and 1959, Professor Mortimer analyzes the ideas, programs, and policies of the PKI during Guided Dem…
Buku ini menjelajahi kemungkinan-kemungkinan hipotetis dan empiris untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan di atas. Melalui tinjauan historis untuk memahami asal-usul kelahiran dan perkembangannya hingga se- karang, Leo Suryadinata mengembangkan studi budaya politik terhadap partai terbesar di Indonesia itu dengan suatu kesimpulan yang menarik bahwa, Golkar tidaklah bisa dilihat semata-mata sebaga…
Melalui dukungan militer, birokrasi, dan sistem politik yang dirancang oleh rezim Orde Baru, Golkar berhasil membangun kelembagaan politik yang kuat, yang tercermin dalam jaringan kesisteman dan organisasi di seluruh wilayah Indonesia. Diposisikan sebagai kekuatan politik altematif dari sistem kepartaian yang bersifat sektarian pada awal Orde Baru.
Pemilu 2014 menjadi pemilu keempat sejak transisi politik bergulir di tahun 1998. Pertanyaannya, akankah perhelatan nasional kali ini dapat benar-benar menjadi momen titik balik perbaikan kondisi HAM diletakkan ataukah justru terbaca sebagai pilu karena absennya komitmen 15 partai peserta pemilu kali ini? Hanya segelintir dari 15 partai peserta pemilu yang secara eksplisit menegaskan komtime…
Sosialisasi hasil kerja Forum Politisi dimaksudkan untuk menguji apakah kepentingan politisi dan pengurus partai politik di daerah sudah cukup terwakili dengna hasil rekomendasi untuk reformasi dan peningkatan kinerja partai politik dan parlemen. Jika belum terwakili, mereka dapat memberikan input serta gagasan baru untuk reformasi dan peningkatan kinerja partai politik dan parlemen kepada part…
Buku ini memilih tema tentang parpol dan sistem kepartaian, format dan sistem pemilu, serta sistem perwakilan dan atau keparlemenan; tiga elemen sistem pemerintahan yang memiliki peran strategis dalam menggerakkan bekerjanya sistem politik demokratis.