Perhutanan Sosial bukanlah kebijakan yang lahir dari ruang kosong. Ia berangkat dari geliat masyarakat adat yang telah mengelola hutan, jauh sebelum Indonesia itu ada. Ia juga tumbuh dari para petani yang telah mengolah bentang alam dalam pranata titimangsa. Ia pun berinteraksi dalam kelindan pusaran kuasa negara dan swasta. Ia hadir jua dari suara-suara aktivis yang meyakinkan bahwa rakyat jug…
Hutan di Bioregion Papua merupakan hutan hujan tropis terakhir yang berada di wilayah Indonesia Timur. Wilayah Bioregion Papua terdiri dari Papua, Papua Barat dan Kepulauan Aru. Dilain sisi,hutan di wilayah Bioregion Papua memiliki biodiversitas sangat tinggi. Bahkan, juga menjadi habitat untuk spesies-spesies fauna khas Australia seperti mamalia berkantung dan beberapa jenis burung. Hasil anal…
Dua tujuan utama pendirian BUMN, yakni tujuan bersifat ekonomi dan tujuan yang bersifat sosial. BUMN dimaksudkan untuk mengelola sektor-sektor bisnis strategis dan bidang-bidang usaha yang menyangkut hajat hidup orang banyak, seperti perusahaan listrik, minyak dan gas bumi, sebagaimana diamanatkan dalam Pasal 33 UUD 1945. BUMN Kehutanan yang khusus mengelola hutan di pulau Jawa adalah Perum Pe…
Sampul Depan NSUP webTak dapat dipungkiri, sejak rezim Jokowi-JK memerintah, pembangunan infrastruktur di Indonesia terus mengalami peningkatan. Sejumlah daerah yang dulunya tidak tersentuh pembangunan, kini mulai dibangun sejumlah infrastruktur. Pembangkit energi, DAM, jalan lintas provinsi, hingga penataan kota, adalah proyek infrastruktur yang kini mulai dikerjakan. Bukti keseriusan pemer…
Lembaga-lembaga Keuangan Internasional atau International Financial Institutions (IFIs) adalah organisasi internasional, yang beranggotakan sejumlah pemerintahan negara,yang meminjamkan uang kepada negara berkembang atau perusahan swasta aktif di negara berkembang. Lembaga Keuangan Internasional yang paling menonjol adalah Kelompok Bank Dunia, Dana Moneter Internasional (IMF), Asian Developmen…
Buku ini berupaya untuk mempromosikan dan membela pengelolaan hutan berbasis masyarakat secara logis dan sistematis. Buku ini menyajikan keyakinan bahwa pengakuan hak kepemilikan (property rights) masyarakat lokal atas tanahanya akan lebih menjamin keberhasilan pengelolaan hutan berbasis masyarakat, ketimbang hanya memebrikan hak-hak lain yang lebih terbatas sifatnya. Di dalamnya juga memunculk…