Buku ini diharapkan menjadi bahan referensi untuk terus menerus meningkatkan seluruh komponen bangsa dan negara agar serius mengungkap kasus pembunuhan Munir. Agar sejarah kita berubah orang tidak boleh dihilangkan nyawanya atas alasan apapun, apalagi hanya karena pikiran dan sikapnya, kita juga tidak boleh membiarkan ada orang yang merampas hak hidup orang lain tanpa merasa bersalah dan menyan…
Komentar tertulis ini diajukan kepada Pengadilan Negeri Tangerang untuk memberikan pandangan dan dukungan kepada Majelis Hakim Pengadilan Negeri Tangerang yang memeriksa perkara dengan Nomor Perkara: 1269/PEN.PID.B/2009/PN.TNG untuk menilai apakah dalam kasus yang sedang diperiksa ini Negara Republik Indonesia telah bertindak dengan melakukan pelanggaran terhadap ketentuan-ketentuan tentang Kem…
Hasil penelitian mengenai tindak penyiksaan yang dilakukan oleh anggota POLRI.
Eurico Barros Gomes Guterres (born 1971[1] is a pro-Indonesian or anti-independence militia terrorist recruited by the Indonesian military. He was involved in several massacres in East Timor, and a chief militia leader during the post-independence massacre and destruction of the capital Dili. Though Indonesia officially convicted and sentenced Guterres to ten years imprisonment in November 200…
Buku ini tergolong sebagai studi pertama tentang perampasan tanah di Tapos dan Cimacan. Buku ini mengungkapkan persengkokolan antara penguasa dan pengusaha dalam kasus-kasus tersebut.
Berisi: Kasus Cisalada, kasus Cikeusik, judicial review terhadap peraturan gubernur/bupati/walikota tentang pelaranagn aktivitas jemaah ahmadiyah, laporan alternatif universal periodic review tentang kebebasan beragama atau berkeyakinan.