Mengupas berbagai persoalan berkaitan dengan rencana implementasi otonomi daerah berkaitan dengan konflik interest dan upaya demokratisasi pada tingkat lokal. Mengulas juga peran rakyat dalam implementasi otonomi, dan tampilan hasil kajian tentang gejala radikalisme horizontal.
Buku ini berusaha menjabarkan analisa munculnya peraturan daerah di Indonesia. ------------------------------------------ Pernah direpresentasikan di International Association of study on Common Property, Vistoria Fall, Zimbabwe, 17-21 Juni 2002.
Arus balik kekuasaan pusat ke daerah mengartikan desentralisasi sebagai penyerahan wewenang pemerintah oleh pemerintah kepada daerah otonom dalam rangka persatuan. Skala prioritas tujuan desentralisasi membawa konsekuensi terhadap struktur dan proses pemerintahan daerah, sebaliknya persamaan pada skala prioritas tujuan desentralisasi membawa konsekuensi persamaan pada karakteristik struktur dan…
UU No. 22 tahun 1999 adalah langkah pembaharuan besar dalam sejarah desentralisasi dan pemerintahan daerah di Indonesia, buku ini tidak hanya menawarkan paradigma baru desentralisasi dan otonomi daerah, melainkan juga merekomendasikan RUU otonomi Daerah yang bersifat alternatif dalam rangka perbaikan dan penyempurnaa kebijakan otonomi daerah.
Desentralisasi, demokretisasi dan akuntabilitas pemerintah daerah merupakan tiga kata kunci yang penting dalam implementasi otonomi daerah, disitulah terlihat bahwa semangat demokrasi jelas menghendaki suatu pemerintahan yang bersendikan, pemerintah dari rakyat oleh rakyat dan untuk rakyat, sebab akuntabilitas sangat erat kaitannya dengan kedaulatan rakyat.
Berisi tentang peraturan pemerintah seputar dana perimbangan