Buku ini memaparkan bagaimana konsepsi keamanan negara diterapkan dan dampaknya terhadap hak asasi manusia, khususnya hak sipil dan politik, selama pemerintahan orde baru. Sebagai perbandingan, dalam buku ini dipaparkan pula penerapan konsepsi yang sama di tiga negara, yakni Malaysia, Singapura dan Korea Selatan.
Buku ini dibuat dengan harapan para anggota legislatif terbantu dalam memastikan bahwa peraturan perundang-undangan dan kebijakan yang mereka buat menjadi alat pelaksanaan hak asasi manusia.
Lebih dari tiga puluh tahun yang lalu, sejumlah pers ditutup setelah meletus peristiwa 15 Januari 1974 (Malari). Koran 'Indonesia Raya' adalah salah satu korbannya. Bagi koran asuhan Mochtar Lubis ini, bukan pertama kalinya pembredelan itu terjadi, tetapi yang terakhir ini justru membuat koran itu mati selama-lamanya. Koran yang dikenal kritis, antikorupsi, antipenyelewengan, dan memperjuangkan…
Buku ini memberikan gambaran yang luas dan mendalam untuk bahasan tentang dinamika Hak Kekayaan Intelektual (Intelectual Property Rights) dengan kebudayaan tradisional. Merupakan hasil penelitian lapangan dari para ahli hukum dan antropolog dari American University, University of North Carolina dan New York University, serta para ahli dari Indonesia; ahli hukum, etnomusikolog, aktivis masyaraka…
Berisi: undang-undang kebebasan informasi Amerika Serikat, Jepang, dan Thailand dalam versi Inggris-Indonesia