Stagnansi upaya penyelesaian pelanggaran hak asasi manusia (HAM) masa lalu menggiring masyarakat untuk terus memelihara memori kolektif tentang pembenaran tindak kekerasan oleh negara. Tidak hanya dalam hal pencarian informasi dan kebenaran akan peristiwa pelanggaran di masa lalu, tetapi juga pada realitas dan konflik sosial masa kini, khususnya dalam bidang sumber daya alam dan kebebasan berag…
Catatan keluarga yang berisi kisah nyata tentang peristiwa 1965.
Buku ini merupakan hasil penelitian dari Jaringan Perempuan Indonesia Timur dengan Fakultas Teologi Universitas Artha Wacana. Menyajikan kisah dari para korban perempuan NTT yang menjadi korban peristiwa 1965, termasuk keterlibatan gereka yang mengharuskan mereka untuk mengaku "dosa" di hadapan jemaat dalam kebaktian-kebaktian.
Ali Chanafiah adalah salah seorang duta besar yang tinggal di luar Indonesia sejak tahun 1965. Peristiwa 1965 menimpa ribuan orang yang sedang dalam misi diplomatik di luar negeri. Mereka dicabut paspornya dan dalam keadaan terpaksa menerima kewarganegaraan di tempat tinggal mereka.
Tri Ramidjo lahir di Jawa Tengah, 27 Februari 1926. Menjadi tahanan politik di Pulau Buru, bekerja di 'Proyek Kemanusiaan' Rezim Orde Baru.
Kata pengantar oleh Stanley Adi Prasetyo. Buku ini merupakan bagian cerita dari jutaan orang di republik ini yang mengalami ketidakadilan.Melalui cerita dalam kurun G30S dalam buku ini, kita akan menemukan benang merah bagaimana penguasa saat itu menangkapi orang-prang yang pro-Soekarno menjebloskannya ke dalam penjara.
Buku ini merupakan kisah dari korban peristiwa tahun 1965 yang dipenjarakan tanpa tahu kesalahan mereka. Kisah-kisah yang ditulis oleh generasi muda Sulawesi ini bercerita tentang pengalaman mereka selama berada dalam penjara dan pergulatan mereka setelah keluar dari ambang pintu penjara.
Buku ini merupakan sejarah lisan yang ditulis berdasar penuturan para korban tragedi G30S PKI yang mengulas secara lugas apa yang terjadi di balik peristiwa berdarah 1965. Selama ini kebenaran mengenai peristiwa itu sangat gelap karena rekayasa dan manipulasi rezim Orde Baru. Dari penuturan para korban kita menjadi tahu bagaimana militer mengurung, menangkap, dan membasmi gerakan kiri. Juga kit…
Menyusul meletusnya peristiwa G30S, para anggota Gerwani ditangkapi aparat rezim Orde Baru. Mereka diisolasi di kamp tahanan politik khusus wanita di Plantungan, Kendal, Jawa Tengah. Padahal, sebagian dari mereka sebetulnya hanya korban prasangka dan kecurigaan, sama sekali bukan anggota organisasi perempuan itu. salah seorang korban salah tangkap itu adalah Sumilah, yang ikut ditahan dan mende…