Pengantar: Pramoedya Ananta Toer. Hasil investigasi lapangan peristiwa rangkaian G 30 S di Jakarta. Lampiran: Daftar nama anggota Hansip Bamunas BP Komando Distrik Militer 0721; Daftar pengurus partai dan underbouw partia-partai politik di Kabupaten Blora tahun 1965; Daftar narasumber;
Memoar Jenderal Muhammad Yusuf, salah seorang dari tiga orang jenderal yang diutus oleh (ketika itu) Men/Pangad Letjen TNI Soeharto untuk menemui Presiden Soekarno di istana Bogor, dan ketiganya berhasil mendapatkan surat mandat yang diberikan pada Letjen Soeharto, yang kemudian menjadi titik awal lahirnya Orde Baru.
Revealing the truth and un-telling story about the controversial September Movement (G30S/PKI) by Soeharto. The Writer wrote this book systematically and it completed with factual data and some testimonial from eye witnesses. Describing the historical step of Soeharto when conducting Coup D'etat from Soekarno's Power. Diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia Oleh ISSI (Institut Sejarah Sosial In…
This is the first major analysis of Freeport-McMoRan's presence in Indonesia. It takes a close and detailed look at the changing nature of power relations between Freeport and Suharto, the Indonesian military, the traditional Papuan landowners, and environmnetal and human rights groups.
Buku ini berupaya menelusuri berbagai peraturan hukum yang diberlakukan untuk mewujudkan ide asimilasi sebagai kebijakan resni orde baru dengan meletakkannya pada konteks pembuatannya.Dari arah ini, penulis membantu kita untuk mengetahui desakan situasi dan ide asimilasi yang bersifat represif atas etnis Cina. Secara substansial, buku ini menyingkapkan bahwa betapa besar permainan kekuasaan ole…
Pada masa Eisenhower, AS berupaya mengubah arah politik Indonesia dan menggulingkan Sukarno yang cenderung sosialis. CIA secara diam-diam menyalurkan senjata untuk para jenderal yang melancarkan serangkaian pemberontakan regional. Selama Perang Dingin, tujuan utama bantuan AS kepada Indonesia bersifat politis: memperkuat kepemimpinan militer yang antikomunis karena AS amat mengkhawatirkan manuv…
A major contribution to the study of Indonesia`s post colonial history and to the field of U.S. cold war diplomacy.Offering the first comprehensive history of U.S relations with Indonesia during the 1960s, Economists with Guns explores one of the central dynamics of international politics during the Cold War: the emergence and U.S. embrace of authoritarian regimes pledged to programs of militar…
Setiap peristiwa, apalagi berkait dengan peristiwa perjuangan kemerdekaan, yang tidak terdokumentasi maka ia tidak atau belum disebut sebagai sejarah. Demikianlah aturan resmi untuk menentukan otentisitas suatu peristiwa sehingga benar-benar disebut sebagai fakta sejarah. Maka, setiap dokumentasi peristiwa, entah itu dalam bentuk tulisan, monumen, candi, prasasti, entah yang lainnya, mutlak d…