Buku ini merupakan upaya sinergisasi agenda pro demokrasi yang sedang dan akan diperjuangkan oleh berbagai kelompok masyarakat sipil di wilayah Sabang, Banda Aceh, Aceh Besar, Bener Meriah, Aceh Barat, dan Aceh Barat Daya. Proses ini merupakan bagian dari pendokumentasian Aceh secara berkelanjutan.
Based on a decade of research in Indonesia, this book provides in-depth account of the military struggle to adapt to the new democratic system after the downfall of Suharto's authoritarian regime in 1998. Mietzner's study emphasizes the importance of conflict among civilians in determining the extent of military involvement in political affairs.
Catatan: pimpinan tim: MM. Billah, Achmad ali, Nursyahbani Katjasungkana.
Buku ini merupakan rangkuman dari beberapa gagasan dan pemikiran Letjen TNI/AD (Purn.) Ali Moertopo. Beberapa daripadanya telah diterbitkan dalam bentuk buku, yaitu "Dasar-dasar Pemikiran tentang Akselerasi Modernisasi Pembangunan 25 Tahun" (1972), "Strategi Politik Nasional" (1974), "Pembinaan Hukum dalam Masa Pembangunan" (1974), "Buruh dan Tani dalam Pembangunan" (!975), dan "Strategi KEbuda…
Catatan kronologis perundingan-perundingan damai Aceh
Buku ini merupakan hasil studi kebijakan berbasis HAM terhadap qanun-qanun Aceh. Analisis qanun dari perspektif Kovenan hak sipil politik, konvensi hak anak, dan dari perspektif konvensi CEDAW.
Buku ini merekam perjalan bangsa Indonesia di tahun 1998, awal reformasi.
Buku sejarah ini menggunakan metode sejarah lisan dari sisi pelaku, yaitu: H.N. Ventje Sumual, A.E. Kawilarang, M. Saleh Lahade, Zulkifli Lubis, Ahmad Husein, M. Simbolon, Bing Latumahina, serta beberapa tokoh penting lainnya. Memaparkan persepsi para eksponen PRRI-Permesta mengenai tanah air pada tahun 1950-an, apa yang mereka lakukan, serta bagaimana upaya mereka menyusun strategi pembangunan…