Setiap orang berhak atas kebebasan berpikir, keyakinan dan beragama. Hak ini mencakup kebebasan untuk menetapkan agama atau keyakinan atas pilihannya sendiri dan kebebasan, baik secara sendiri maupun bersama sama dnegan orang lain, baik di tempat umum atau tertutup, untuk menjalankan agama dan keyakinannya dalam kegiatan ibadah, pentaatan, pengamalan dan pengajaran.
Kaum inteligensi tidak bisa bersikap pasif, menyerahkan segala-galanya kepada mereka yang kebetulan menduduki jabatan yang memimpin dalam negara dan masyarakat.
Buku ini memaparkan refleksi pengalaman ICRP dalam proses judicial review terhadap Penetapan Presiden No. 1/PNPS/1965 tentang Pencegahan, penyalahgunaan dan/atau penodaan agama, di Mahkamah Konstitusi.
Buku saku ini berisi mengenai pedoman organisasi Konsorsium Pembaruan Agraria tentang garis besar haluan program KPA periode 2013-2016, Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga KPA, Resolusi Munas VI KPA, dan profil KPA.Tujuan buku saku ini dalam rangka memenuhi proses sosialisasi hasil-hasil Munas kepada seluruh pengurus dan anggota, sekaligus sebagai panduan bersama dalam menjalankan mandat-m…
Implementasi kebebasan beragama masih memiliki permasalahan yang belum tuntas. Berdasarkan perspektif Piagam Madinah, Islam dapat memberikan perlindungan kebebasan beragama dan memberikan hak-hak non muslim. Namun, dalam praktiknya, dibeberapa negara Islam dewasa ini, yang sering terjadi justru berbagai penyimpangan yang mengamburkan makna serta semangat yang dikandung dalam Piagam Madinah. Beb…
This research examines the determining criteria for regulation of freedom of expression exercised on the internet, allowing a "fair balance" between that freedom and other competing interests. The book will benefit lawyers and courts which have to deal with an increasing number of cases involving online speech. It will also assist legislators when they consider adopting or amending legislation …
Evgeny Morozov challenges the conventional wisdom of what he calls “cyber-utopianism.” Among other mischievous facts, he reports that there were only 19,235 registered Twitter accounts in Iran (0.027 percent of the population) on the eve of what many American pundits rebranded its “Twitter Revolution.” More damning, Morozov also demonstrates how the digital tools so useful to citizens i…
Daftar isi: http://muse.jhu.edu/journals/human_rights_quarterly/toc/hrq.34.4.html