Buku ini merupakan kajian ulang sejarah formal yang telah dibakukan selama ini oleh Suharto. Dengan paradigma gender, penulis berhasil melakukan penelusuran sejarah yang disembunyikan tentang gerakan perempuan di Indonesia. Selain itu juga mendekonstruksi bangunan berpikir sebuah masyarakat dari rejim yang merepresentasikan dominasi berpikir laki-laki.
Globalisasi yang ditunggangi ideologi neoliberalisme dengan mantra pokok liberalisasi, privatisasi, dan deregulasi berdampak secara nyata dan berbeda pada diri setiap perempuan. oleh karenanya untuk menganalisis dampak globalisasi terhadap permpuan dengan pisau analisis feminis titik pijakannya tidak terlepas dari kehidupan setiap perempuan. karena feminis menjunjung tinggi dan berdasar pada pe…
Memaparkan pandangan Moghissi terhadap fenomena anti orientalisme-poskolonialisme, pandangan kritis Moghissi atas persoalan fundamentalisme Islam yang menurutnya mendapat dukungan dari posmodernisme, ketiga adalah pandangan Moghissi mengenai feminisme Islam.
Batas2 hukum internasional dilihat dari sudut pandang feminis.Kaum feminis melihat hukum sangat patriarki dan mengsubordinasikan peran perempuan.
Buku ini merupakan observasi kritis terhadap pemikir sosial terkemuka, klasik maupun modern. Ada sebanyak 27 tokoh besar yang pemikirannya diobservasi. Dalam buku ini dikaji juga mengenai feminisme Amerika dan Inggris, madzab Frankfurt dan feminisme Perancis