Buku ini menuturkan kisah dramatis dan tragis mengenai kekerasan hak asasi manusia yang diakibatkan kekuatan modal. Memperlihatkan ketimpangan pembagian keuntungan antara Freeport dan pemerintah Indonesia sejak tahun 1967. Pada 1997-1998 perjuangan suku Amungme mencapai puncaknya, suku ini menuntut hak-hak mereka agar diperhatikan oleh pemerintah dan PT. Freepot.
Jurnal ini berisi tentang kumpulan artikel yang membahas perkawinan dan keluarga
Jurnal ini berisi tentang catatan jurnal perempuan salah satunya dengan topik gender dan korupsi mencari titik temu antara gerakan anti korupsi dan gerakan perempuan
Para penulis Tim LIPI di dalam buku ini membuat analisis dan elaborasi tentang empat akar konflik Papua dan empat pilihan agenda damai yang ditawarkan, termasuk kemampuan dan keterbatasan pemerintah maupun kalangan masyarakat sipil yang terkait.Sejalan dengan klasifikasi akar masalah tersebut, buku ini terbagi menjadi empat bab, yaitu, bagian pertama membahas rekognisi sebagai agenda payung unt…
Kumpulan artikel yang dibukukan sebagai sinambung dari 2 seri dari Maaf ke Panik Aceh terdahulu. Buku seri ketiga ini merupakan artikel hingga 15 Agustus 2005 -yakni saat MoU perdamaian GAM-RI dicapai Helsinki- telah tercakup.
Daftar isi: 1. Separatisme, self-determination dan masalah kedaulatan. 2.Hak untuk menentukan nasib sendiri dalam hukum internasional: tinjauan terhadap Pepera di Papua Barat tahun 1969. 3. Gerakan Papua Merdeka: penciptaan identitas ke-papua-an versus ke-indonesia-an. 4. Separatisme-hak asasi manusia-separatisme: siklus kekerasan di Papua, Indonesia. 5. Hukum perang internal: studi kasus opera…
Melihat faktor yang mempengaruhi bangkit dan durutnya naionalisme Papua sehubungan dengan dibentuknya Presidium Dewan Papua (PDP) antara tahun 1999-2003. Selain itu juga melihat gagasan apa yang disumbnagkan oleh PDP terhadap nasionalisme Papua tersebut.