Menguji Keabsahan Praktek Pelarangan Buku dengan Standar Hak Asasi Manusia. Keberlangsungan praktek pelarangan buku setelah sebelas tahun digulirkannya reformasi membawa sejumlah pertanyaan kritis atas komitmen penegakan dan perlindungan hak asasi manusia. Memberangus Buku: Membunuh Diri-Sendiri. Memusnahkan buku umumnya disandingkan juga dengan sejenis hasrat totalitarianisme. Suatu hasra…
Pakar perbukuan asal Venezuela, Fernando Báez, tengah berada di Irak saat pasukan Amerika Serikat menggempur Bagdad pada Mei 2003. Ia saksikan bagaimana peradaban dihancurkan lewat pembakaran buku dan perusakan museum-museum. Terhantui oleh pertanyaan “Mengapa manusia menghancurkan buku?”, ia pun menyusun kajian ini. Merentang dari awal peradaban tulis hingga kasus-kasus kontemporer, inil…
Pada zaman orde baru, banyak sekali pelanggaran HAM yang terjadi di Indonesia, khusunya mengenai pelarangan buku zaman orde baru. Rekaman suara melalui radio ini menjelaskan mengenai pelarangan buku yang terjadi masa orde baru. penulis yang tidak pro dengan pemerintah akan dihilangkan secara paksa karya yang telah dibuat. rekaman suara ini bernarasumber Atnike NS dan Aswi V Adam.
DVD ini berisikan dokumenter tentang seminar yang diadakan beberapa NGO dengan mengusung tema pelarangan buku pada saat zaman orde baru. Dimana penulis tidak bebas dalam penyampaian kritisnya ke dalam tulisan. Acara ini menampilkan display-display dan talkshow sharing pendapat.
Buku ini membahas tentang rezim orde baru sebagai kelanjutan dari rezim sebelumnya juga melakukan pelarangan, berbagai instrumen dan perangkat yang merupakan warisan dari masa sebelumnya digunakan untuk menjerat penerbitan buku pada khususnya dan pengarangnya.
Pamflet ini diterbitkan untuk mengingatkan kembali masyarakat luas akan bahaya pelarangan buku yang sewenang-wenang adalah ancaman bagi hak asasi manusia. Serta memberikan gambaran kepada khalayak tentang anatomi rezim pelarangan buku di Indonesia. edisi soft copy bisa diunduh di http://issuu.com/lawanpelaranganbuku/docs/pamflet_lawan_pelarangan_buku
Surat keputusan ini memuat delapan butir keputusan Jaksa Agung mengenai pengangkatan anggota clearing house, tugas pokoknya, rincian tugas dan fungsi, mekanisme rapat, tata cara penelitian dan tolok ukurnya, dan biaya kegiatan clearing house. Lampiran dari surat keputusan berisi nama dan jabatan anggota clearing house dan petunjuk pelaksanaan.
Berisi: 1. Surat Keputusan Jaksa Agung RI tentang clearing house--2. Petunjuk pelaksanaan clearing house Kejaksaan Agung RI.
Buku ini melakukan pelacakan, penelaahan dan kritik tajam terhadap kebijakan negara yang terus berusaha 'membunuh peradaban' melalui pembatasan dan pelarangan buku-buku yang dianggap 'menyimpang' dari ideologi negara.