Kaum inteligensi tidak bisa bersikap pasif, menyerahkan segala-galanya kepada mereka yang kebetulan menduduki jabatan yang memimpin dalam negara dan masyarakat.
Buku ini merupakan bahan ajar untuk mata kuliah Kewarganegaraan, memuat persoalan-persoalan bagi penegakan demokrasi, hak asasi manusia dan perwujudan masyarakat madani di Indonesia.
Daftar isi: Keterbukaan, kekerasan dan ketertutupan; Masyarakat terbuka: catatan kritis untuk pesona sebuah konsep; komunitarianisme versus hak asasi manusia; Berakhirnya surga penegakan hukum: Refleksi HAM pasca-OrdeBaru; Tantangan kebebasan berpikir dan berekspresi di Indonesia; Jerta negara dan pasar dalam ruang publik; Merawat khalayak dan ruang khalayak; Kekisruhan semantik: sumber keruwet…
Dalam era reformasi, kita bertekad untuk membangun masyarakat Indonesia baru, yaitu suatu tatanan masyarakat yang demokratis. Masyarakat demokratis adalah masyarakat yang setiap anggotanya mengetahui akan hak-haknya dan melaksanakan kewajiban demi keharmonisan dan kebahagian seluruh masyarakat dimana ia menjadi anggotanya. Terbentuknya suatu masyarakat demokratis tentunya membutuhkan nilai-nila…
"Apalah arti sebuah nama", demikian Shakespeare pernah mengatakan. Namun pepatah itu agaknya tidak berlaku bagi jutaan anak-anak yang lahir di Indonesia. Sebab, mereka telah dan sedang menghadapi persoalan besar tentang nama. Nama yang sesungguhnya merupakan hak anak dan hak asasi manusia ternyata tidaklah dengan mudah mereka dapatkan. Maklum di Indonesia, khususnya di DKI JAkarta, mencantumkan…
Membahas masalah kewarganegaraan dari segi teori dan praktek: proses untuk menjadi warga negara Indonesia, khususnya cara memperoleh dan penyebab kehilangan kewarganegaraan Indonesia, bukti kewarganegaraan Indonesia, dan masalah dwi-kewarganegaraan RI-RRC. Disinggung juga masalah keimigrasian dan catatan sipil, karena keduanya berhubungan erat dengan masalah kewarganegaraan.