Salah satu kejahatan serius yang dilakukan negara dalam masa kekuasaan otoriter Orde Baru, adalah penghilangan secara paksa orang-orang yang dianggap menjadi lawan penguasa. Penggunaan metode penghilangan paksa dalam melenyapkan orang-orang yang kritis demi langgengnya rezim Orde Baru, hampir terjadi sepanjang Orde Baru berkuasa. Kebijakan ini merupakan suatu implementasi dari operasionalisasi …
Konvensi Internasional tentang Perlindungan terhadap Semua Orang dari Tindakan Penghilangan paksa merupakan salah satu konvensi penting yang dapat memperkuat sistem hukum nasional dalam memberikan jaminan perlindungan semua orang dari penghilangan paksa dan penyelesaian yang efektif jika terjadi kasus penghilangan paksa di masa mendatang.
Catatan: hanya untuk kepentingan penyidikan Jaksa Agung. Rahasia.
Di Indonesia, penghilangan orang secara paksa muncul ke permukaan pada awal tahun 1998 ketika puluhan aktifis pro demokrasi menjadi korban penculikan rejim Orde Baru. Sejak saat itu, kasus penghilangan paksa yang terjadi pada kasus 1965/1966, Tanjung Priok 1984, Lampung 1989, DOM di Aceh dan Papua, dan kasus-kasus lain berlatar belakang politik muncul. -- Penerbitan buku ini dimaksudkan untuk m…
Film dokumenter yang bercerita tentang korban dan kasus pelanggaran HAM di Indonesia masih sulit ditemukan. Sebagai bentuk kampanye untuk penyelesaian kasus pelanggaran HAM dan kampanye untuk mewujudkan solidaritas bagi korban pelanggaran HAM, ELSAM telah memproduksi sebuah film dokumenter tentang sekelumit pengalaman korban pelanggaran HAM dalam mencari keadilan. Film ini dibuat kala Temu Nasi…
Memory of the Argentina Disappearances examines the history of the production, public circulation, and the interpretations and reinterpretations of the Nunca Más report issued by Argentina’s National Commission on the Disappearance of Persons (CONADEP). It was established in 1983 by constitutional president Raúl Alfonsín to investigate the fate of thousands of people who had been disappear…
Jit Man Basnet, a journalist and lawyer who disappeared on February 4, 2004, has exposed the violent reality of Nepal at this time through this autobiographical account of his disappearances.