Buku ini memaparkan bagaimana konsepsi keamanan negara diterapkan dan dampaknya terhadap hak asasi manusia, khususnya hak sipil dan politik, selama pemerintahan orde baru. Sebagai perbandingan, dalam buku ini dipaparkan pula penerapan konsepsi yang sama di tiga negara, yakni Malaysia, Singapura dan Korea Selatan.
It is a book about the repression of the apartheid state and particularly the repressive structures and methods which were devised and refined by the Nasionalist government in South Africa at 1948.
Tiga topik buku ini menunjukkan bahwa keamanan dimengerti sebagai sesuatu yang bersifat menyeluruh dan bahwa ancaman militer maupun non militer dapat terjadi terhadap negara maupun warganegara. Sementara itu demokrasi ditafsirkan sebagai keniscayaan untuk menampilkan diri ke dalam mekanisme pengambilan keputusan yang dibingkai oleh ketentuan hukum dan dilaksanakan oleh instrumen yang bertanggun…