Buku ini merangkai ingatan yang sebelumnya terpisah tentang praktik penghilangan paksa yang terjadi pada periode dan bentangan geografis yang berbeda. Dua belas esai yang terangkum dalam buku ini menghadapkan kita pada wujud rezim penghilangan paksa ketika beraksi pada 1965 hingga 1968, lalu berlanjut di Papua, Timor Timur (sekarang Timor Leste), Aceh, Tanjung Priok, Talangsari, dan pada 1997-1…
Konvensi Internasional tentang Perlindungan terhadap Semua Orang dari Tindakan Penghilangan paksa merupakan salah satu konvensi penting yang dapat memperkuat sistem hukum nasional dalam memberikan jaminan perlindungan semua orang dari penghilangan paksa dan penyelesaian yang efektif jika terjadi kasus penghilangan paksa di masa mendatang.
Di Indonesia, penghilangan orang secara paksa muncul ke permukaan pada awal tahun 1998 ketika puluhan aktifis pro demokrasi menjadi korban penculikan rejim Orde Baru. Sejak saat itu, kasus penghilangan paksa yang terjadi pada kasus 1965/1966, Tanjung Priok 1984, Lampung 1989, DOM di Aceh dan Papua, dan kasus-kasus lain berlatar belakang politik muncul. -- Penerbitan buku ini dimaksudkan untuk m…
Heard about the green Ford Falcons of Buenos Aires? Death mobiles they was called and were doing the same dirty job for president Videla and a string of junta generals, in the 1970s mimicking their highly successful colleague dictator Pinochet across the border in Chile. Kids protesting against expensive school bus fares could be taken for a ride and never seen again. Disappearances, desapareci…