Kisah ini kudapat dari catatan-catatan panjang seorang sahabatku, Adi Suwardi; yang berharap kisah ini bisa dibaca anak cucunya. Agar mereka tahu, bahwa bapaknya, kakeknya, kakek buyutnya, pernah mengalami penggalan priode sejarah yang hitam, penuh jelaga. Jelaga kebencian. Manusia dijadikan buruan, dibunuh, dirampas hartanya, dan di perkosa. Tak ada harga. Ditangkapi, dibui belasan tahun, …
Buku ini mengenai sejarah politik Peristiwa G30S yang terjadi pada tahun 1965 yang dituangkan melalui penuturan lisan 260 orang korban di seluruh Indonesia.Sejarah lisan yang mendobrak segala kebakuan menyangkut peristiwa sejarah maupun tentang pemahaman metodologi sejarah itu sendiri.
Setting novel ini dimulai dari jaman Jepang sampai perang kemerdekaan dan sesudahnya. Menceritakan kehidupan nelayan Tambak Lorok di Semarang yang miskin dan diperlakukan sewenang-wenang oleh juragan.
Pada masa Eisenhower, AS berupaya mengubah arah politik Indonesia dan menggulingkan Sukarno yang cenderung sosialis. CIA secara diam-diam menyalurkan senjata untuk para jenderal yang melancarkan serangkaian pemberontakan regional. Selama Perang Dingin, tujuan utama bantuan AS kepada Indonesia bersifat politis: memperkuat kepemimpinan militer yang antikomunis karena AS amat mengkhawatirkan manuv…
A major contribution to the study of Indonesia`s post colonial history and to the field of U.S. cold war diplomacy.Offering the first comprehensive history of U.S relations with Indonesia during the 1960s, Economists with Guns explores one of the central dynamics of international politics during the Cold War: the emergence and U.S. embrace of authoritarian regimes pledged to programs of militar…
Penyajian tulisan ini dimaksudkan untuk mengungkapkan Peristiwa G 30 S dan meluruskan sejarah bangsa yang sampai kini belum terungkap.
Buku ini tentang pengalaman hidup Tan swie Ling, seorang eks tapol G30S. Dimulai pada 1 Oktober 1965, ketika dia dapat berita tentag G30S. -- Kata pengantar: Ben Anderson