Buku ini menggali pemikiran umum tentang akar perkembangan neoliberalisme secara global kemudian membedah logika neoliberalisme dari segala aspek dan sumber-sumber yang terpercaya. Dan membandingkan ketidakseragaman perkembangan neoliberalisme secara geografis.
Buku ini terdiri dari empat bagian. Bagian pertama, adalah sebuah tulisan yang menempatkan masalah pertanahan atau agraria sebagai tema kajian sosiologis. Penulis mendemonstrasikan bagaimana analisis sosiologis agraria terpumpun pada satu tema spesifik yaitu situasi-situasi konflik yang terjadi daam konteks struktur agraria. Bagian kedua, terdiri dari lima tulisan. Bagian ketiga, dibuat dengan …
Daftar isi: Berkas-Kasasi,Citizen_Law_Suit no.228-PDT.G-2006-PN.JKT.PST.,Eksepsi-no.228-PDT.G-2006-PN.JKT.PST.,Replik-no.228-PDT.G-2006-PN.JKT.PST.pdf 2008_UN_file04_2007-Kesimpulan-no.228-PDT.G-2006-PN.JKT.PST., Penetapan-no.228-PDT.G-2006-PN.JKT.PST., Putusan-no.228-PDT.G-2006-PN.JKT.PST.,Putusan-no.228-PDT.G-2006-PN.JKT.PST.,Memori-Banding-no.228-PDT.G-2006-PN.JKT.PST., Putusan-no.337-PDT…
Buku ini menganalisis dua aspek pluralisme hukum di Indonesia: wilayah politik pluralisme hukum dan wilayah konflik pluralisme hukum. Secara umum, analisis didasarkan pada kebijakan negara atas pluralitas hukum yang tercermin pada strategi hukum dan politik dalam menghadapi isu hukum tak resmi, serta berbagai konflik yang muncul dari interaksi antara hukum tak resmi dan hukum positif.