Dalam catatan pengantar editor mengutip: Budiawan,Mematahkan pewarisan ingatan, wacana anti-komunis dan politik rekonsiliasi pasca-Soeharto; Ifdal Kasim, Kebenaran vs keadilan: Pertanggungjawaban pelanggaran HAM di masa lalu, keduanya terbitan Elsam.
Buku ini menyoroti sisi kemanusiaan dari peristiwa G30S terutama bagaimana dampak peristiwa tersebut bagi masyarakat.
Buku ini merupakan pledoi Sudisman mengenai dirinya yang dianggap terlibat G 30 S PKI
Buku putih mengenai Gerakan PKI yang disiapkan sebagai pelengkap Dekrit MPRS No. TAP-XXV/MPRS/1966, tentang pelarangan ideologi komunis-marksis-leninis dan Partai Komunis Indonesia.Dikeluarkan oleh Sekretaris Negara Indonesia.
Hersri Setiawan sebagai salah satu eks Tapol Pulan Buru menampilkan suara batin dan alam pikirannya yang masih setia menyuarakan kebenaran, hal yang dilarang pada rezim orba untuk disuarakan.
Buku ini ditulis oleh Marshall Green yang pada saat terjadinya 30S tengah menjabat sebagai Duta Besar AS untuk Indonesia. Selain itu didalamnya mencoba mengungkan seputar ada atau tidaknya keterlibatan AS dalam kejadian itu.
The book examines how the spectre of communism and the trauma experienced in the latter hal of the 1960s remain critical in understanding the dynamics of terror, coercion and consent today.