Novel Genduk Duku karya Y.B. Mangunwijaya berlatar peristiwa sejarah, yaitu pada tenggang waktu antara masa akhir pemerintahan Sultan Agung Hanyokrokusumo dan masa awal pemerintahan Sunan Amangkurat I. Novel tersebut merupakan kelanjutan dari novel Roro Mendut.
Buku tumbal ini berisi 78 tulisan karya Y.B. Mangunwijaya. Kumpulan tulisan Yang sarat dengan nuansa kemanusiaan ini kami beri judul Tumbal untuk mengingatkan kita kepada semangat penulisnya Yang sangat kritis dalam menyoroti jatuhnya korbankorban sebagai biaya atau tumbal pembangunan. Dalam kaitan ini posisi Romo Mangunwijaya adalah sebagai saksi sejarah dan sebagai pembela dari tumbal-tumbal …