Novel etnografi tentang budaya Osing, Banyuwangi, Jawa Timur. Dengan menggunakan setting budaya Osing, Hasnan menuturkan seorang penari Gandrung bernama Merlin yang dicap negatif oleh lingkungannya, terutama oleh mereka yang mengklaim dirinya sebagai pemegang otoritas keagamaan seperti mubaligh.