Buku ini merupakan kumpulan kesaksian Danang Kukuh Wardoyo selama 20 tahun dalam penjara. Ia pernah terpaksa mendekam di tahanan Polda Metro JAya, Pondok Bambu, Salemba dan LP Pemuda Tangerang untuk sebuah "kesalahan" yang tak pernah dilakukannya. Yang mengagumkan, Danang berhasil membuka matanya atas kenyataan buruk negerinya.