Katarina sebagai pelapor khusus PBB tentang hak atas pendidikan menggambarkan distorsi atau penyimpangan hak atas pendidikan sebagai suatu hasil liberalisasi ekonomi dan keunggulan ideologi pasar bebas dalam lembaga-lembaga seperti Bank Dunia. Adanya suatu kebutuhan untuk meninjau kembali formulasi dominan neo-liberal dalam beberapa tahun terakhir yang telah gagal dalam mengembangkan kondisi um…
Katarina sebagai pelapor khusus PBB tentang hak atas pendidikan menggambarkan distorsi atau penyimpangan hak atas pendidikan sebagai suatu hasil liberalisasi ekonomi dan keunggulan ideologi pasar bebas dalam lembaga-lembaga seperti Bank Dunia. Adanya suatu kebutuhan untuk meninjau kembali formulasi dominan neo-liberal dalam beberapa tahun terakhir yang telah gagal dalam mengembangkan kondisi um…