Pembangunan pembangkit listrik tanaga air (PLTA) di Indonesia sepanjang masa Orde Baru selalu sarat dengan konflik. Pemindahan penduduk secara paksa (involuntary resettlement), ganti rugi tanah, hilangnya situs-situs budaya, degradasi sumber daya alam merupakan titik-titik sensitif konflik. Pelaku konflik secara sederhana melibatkan para pendukung (pemerintah dan lembaga-lembaga pembiayaan inte…