merupakan sekuel dari buku bencana industri : relasi negara, perusahaan, dan masyarakat sipil. Buku pertama tentang kasus bencana industri, sedangkan buku ini berfokus pada kasus bencana akibat ulah manusia.
Buku ini membahas penanganan bencana yang dibuat manusia, berupa semburan lumpur yang terjadi karena kesalahan penanganan pemboran yang dilakukan oleh PT Lapindo Brantas. Bencana ini terjadi di Sidoarjo, Jawa Timur.
This public documentation is made for two reasons: to highlight the perspectives of civil society leader who live and work in Myanmar; and to contribute to increasing debate on how to address Myanmar's political and conflict challange.
Bertutur tentang kisah kemanusiaan masyarakat terdampak 'lumpur Lapindo' di Porong, Sidoarjo, Jawa Timur.
Buku ini mencoba mengungkap wacana baru tentang apa yang disebut bencana. Utamanya pada bencana yang diakibatkan oleh kesalahan manusia (man-made disaster).
Mengulas perlindungan hak asasi manusia dalam situasi bencana, pengelolaan tanah dan harta dalam situasi bencana dan menekan risiko korupsi pada situasi tersebut.
Empat tulisan singkat yang mencoba mencari jawaban atas keterpurukan Indonesia dan keterasingan elite. Mulai dari penanggulangan bencana alam dan buatan, budaya politik sampai penanganan masyarakat adat.