Asal-usul totalitarisme terkait erat dengan imperialisme, khususnya imperialisme yang didorong oleh gerakan "Pan" dan berpadu dengan kapitalisme. Imperialisme ini melibatkan ekspansi modal dan kekuasaan ke wilayah seberang lautan, dan juga menjadi faktor penting dalam munculnya totalitarisme.
The essays in this collection reflect on the promises, hopes, and fears dominant in the narratives on and realities of doing away with authoritarian regimes.The experiences of post-communist transition are matchedwith account on authoritarian inclusions preserved in the new regimes in the post-transition phase.
Menelaah pemikiran Hannah Arendt, buku ini menegaskan bahwa di Indonesia terdapat keterkaitan antara kekuasaan dan kekerasan. Kekerasan yang dilakukan masyarakat bukanlah hal yang otonom melainkan terkait juga dengan kekuasaan.Buku ini juga berusaha membedah mekanisme penyebab terjadinya kekerasan.
Here Arendt discusses the transformation of classes into masses, the role of propaganda in dealing with the nontotalitarian world, and the use of terror, essential to this form of government.