Workshop ini diselenggarakan untuk para legislator, pembuat kebijakan, pejabat informasi pemerintah, pejabat keuangan dan administrasi pemerintah, organisasi masyarakat madani dan perwakilan dari media.Bertujuan membahas dan mengidentifikasi hambatan terhadap akses informasi mengenai transaksi kunci, kebijakan, undang-undang dan pelayanan pemerintah.
Buku ini mencoba menyajikan kembali tentang kisah represi terhadap kebebasan berekspresi di Indonesia dari orde Soekarno hingga orde dewasa ini. Sasaran represi penguasa biasanya adalah jurnalisme, kesenian tradisional, musik, teater, film, seni rupa, demonstrasi dan berpendapat.