Penulisan laporan ini ditujukan kepada para pengambil kebijakan dibadan legislatif dan eksekutuf negara baik eriode saat itu maupun yang akan datang. Dengan harapan, menjadi bahan masukan dalam proses pengambilan kebijakan politik, terutama berkenaan dengan reformasi dikelembagaan tubuh tentara. dalam hal ini kontras menggaris baeahi pentingnya prinsip-prinsip demokrasi dalam mendorong perbaika…
Menampilkan pembahasan dalam Undang-Undang TNI khususnya pemikiran ke depan terhadap reformasi baik di tubuh TNI maupun reformasi di dalam Undang-Undang TNI. Diharapkan dengan adanya perubahan regulasi dalam TNI akan mampu menerapkan prinsip good governance ke sektor pertahanan. Buku ini juga menjabarkan secara mendalam persoalan-persoalan yang dihadapi Indonesia untuk secara penuh mengimplemen…
Militer yang profesional dibawah kontrol sipil merupakan sebuah unsur yang penting bagi setiap demokrasi, oleh karenanya reformasi dalam tubuh militer Indonesia (TNI) menjadi sebuah komponen penting bagi proses demokratisasi di Indonesia saat ini. dan sebaiknya bisnis TNI dijadikan pusat perhatian dalam perdebatan mengenai reformasi.
Gejolak perjuangan rakyat dan bangsa Indonesia melawan penjajah telah melahirkan banyak pejuang dan prajurit selama Perang Kemerdekaan dan sesudahnya. Perang Kemerdekaan di Indonesia adalah perang semesta. Ini melibatkan keseluruhan lapisan masyarakat mengadakan perlawanan terhadap penjajah. DAri kancah perjuangan seperti inilah tampil pejuang dan prajurit. Hubungan rakyat pejuang dengan prajur…
Masyarakat militer tidak jauh berbeda dengan masyarakat sipil pada umumnya. Mereka terdiri dari individu-individu anggota yang diatur oleh hukum tertentu dan mempunyai hubungan antar masing-masing personal. Mereka juga mempunyai tugas-tugas yang harus dilaksanakan dan tujuan-tujuan mesti dicapai. Namun demikian, militer bukanlah sipil. Ada sejumlah perbedaan mendasar antara anggota masyarakat m…
Judul asli : The military and politics and modern times.
Mempersoalkan peran militer dan militerisme di dalam struktur masyarakat di abad 21.
Merupakan buku kelima dari seri kajian tentang militer dan politik di Indonesia.Tanpa berpretensi negatif, buku ini berupaya menguak lembaran hitam perilaku represif ABRI terhadap kelompok masyarakat sipil pada masa rezim orde baru.
Buku ini mengungkapkan konsep dwifungsi ABRI sejak tahun 1966