Peristiwa kerusuhan Mei 1998 sebagai sebuah tragedi kemanusiaan tidak bisa begitu saja dilupakan atau pun dihilangkan dari ingatan kolektif masyarakat. Upaya penghilangan itu sama saja dengan menutup ruang belajar bagi seluruh masyarakat untuk memperbaiki kehidupan bangsa di masa-masa mendatang. Bahkan lebih dari itu, upaya-upaya menghilangkan ingatan atas peristiwa tersebut dari sejarah bangsa…
Matinya Bantaqiah: Menguak Tragedi Beutong Ateuh adalah buku karya Dyah Rahmany P. yang membahas pembantaian ulama kharismatik Aceh, Teungku Bantaqiah, beserta puluhan santrinya oleh aparat militer pada 23 Juli 1999 di Beutong Ateuh, Nagan Raya, Aceh. Buku ini mendokumentasikan salah satu pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) berat di masa konflik Aceh.Latar Belakang TragediPeristiwa terjadi di k…
Buku ini membedah berbagai dimensi konflik agraria dan lingkungan dengan membaginya ke dalam beberapa pilar pembahasan utama, antara lain:Hak Penguasaan SDA: Menjelaskan dasar-dasar hukum, hak masyarakat lokal/adat, serta ruang lingkup dampak kehancuran alam terhadap ruang hidup masyarakat.Memahami Dinamika Konflik: Mengajarkan cara memandang konflik secara kritis, apakah ia sekadar bahaya yang…
Konflik Maluku\\\" merupakan sebuah buku referensi sejarah dan analisis sosial yang disunting oleh Tuhana Taufiq Andrianto. Buku ini diterbitkan pada tahun 2000 oleh penerbit Gama Global Media di Yogyakarta.Buku setebal 225 halaman ini berfokus pada dokumentasi dan pembongkaran akar permasalahan komunal yang melanda wilayah Maluku pasca-Reformasi (khususnya ketegangan besar sepanjang tahun 1999…
Geger Tengger adalah performa dari sebuah perubahan sosial yang terjadi di masyarakat suku, ketika menghadapi penetrasi politik dan kultural dari \'luar\'. Intervensi negara dalam proyek islamisasi, modernisasi sistem pertanian dan perkelahian ideologis partai politik (aliran) berdampak serius bagi tatanan dan proses transformasi pencarian identitas sosial masyarakat pegunungan yang berwatak eg…
In 1998, Indonesia exploded with both euphoria and violence after the fall of its longtime authoritarian ruler, Soeharto, and his New Order regime. Hope centered on establishing the rule of law, securing civilian control over the military, and ending corruption. Indonesia under Soeharto was a fundamentally insecure state. Shadowy organizations, masterminds, provocateurs, puppet masters, and oth…
Manual advokasi konflik, khususnya konflik antar etnis dan agama, menyediakan panduan bagi individu atau kelompok untuk terlibat dalam upaya penyelesaian konflik secara damai dan konstruktif. Manual ini biasanya mencakup berbagai aspek, mulai dari pemahaman mendalam tentang konflik, hingga strategi dan teknik advokasi yang efektif.