Buku ini menceritakan pengalaman kekerasan dalam konflik di Aceh dan Timor Leste. Menggunakan metode penelitian partisipatif berdasarkan perspektif gender yang menggagas pengalaman dan pandangan para korban konflik. Selain itu, buku ini diperuntukkan untuk memberi ruang kepada korban untuk melihat ulang capaian upaya pengungkapan kebenaran selama mereka jalankan. ruang tersebut maksudnya adalah…
Buku ini membahas kekerasan secara relatif komprehensif. Selain membahas berbagai bentuk dan dimensi kekerasan, buku ini juga menawarkan alternatif sikap guna merespon fenomena kekerasan.-- Kata pengantar oleh Franz Magnis Suseno.