Agaknya sudah menjadi suatu "keharusan" di dunia ini, masyarakat adat dari suatu daerah, untuk siap digusur dari daerah asalnya (tanah adatnya) dengan alasan klasik yakni "atas nama pembangunan". Padahal pendapat banyak pakar menyatakan bahwa pembangunan yang didasarkan pada penindasan dan penyangkalan terhadap hak-hak sipil, politik, ekonomi, sosial dan budaya tidak hanya memperkosa hak asasi …
Berisi Peraturan presiden nomor 36 tahun 2005 tentang pengadaan tanah Buku ini pada dasarnya merupakan hasil kajian yang dilakukan Komnas HAM khususnya Sub Komisi Ekonomi, Sosial, dan Budaya tentang faktor-faktor penyebab terancamnya hak kepemilikan dan kajian instrumen nasional yang mengatur tentang hak atas kepemilikan. Sebagai sebuah hasil riset, topik bahasan dan isi buku ini mungkin mas…
Gagasan penulisan buku ini bermula dari minimnya bacaan/referensi tentang politik agraria, yang menentukan pasang-surut nasib kaum petani dari zaman ke zaman. Sementara itu, ada kebutuhan kuat untuk memperoleh penjelasan tentang dinamika yang menentukan nasib kaum petani. Sepanjang tahun 1993 - 1998, penulis melakukan studi terhadap sejumlah bacaan --sebagian besar yang tercantum dalam Daftar P…
Untuk kesekian kalinya maslah konflik agraria diangkat objek kajian. Selain itu sudah terlalu banyak laporan mengenai maslah tersebut yang disampaikan ke Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM). Namun, sejauh ini masih banyak konflik agraria yang belum dituntaskan, dan bahkan jumlahnya semakin banyak dan meluas. Setiap provinsi menyimpan potensi konflik agraria dan di setiap provinsi pul…
Selama seabad lebih, Sumatera Utara menjadi lokasi salah satu usaha perkebunan-perkebunan asing yang paling intensif dan paling berhasil di antara berbagai negara-negara maju manapun. Ekspansi kolonialisme oleh orang Eropa telah menghasilkan sebuah konflik yang laten dan seringkali berdarah antara modal dan buruh, khususnya ketika buruh menolak kepentingan-kepentingan perkebunan. Kapitalisme…
Membahas transformasi agraria di dataran tinggi dan daerah pedalaman di Asia Tenggara. Tujuannya adalah mengarahkan perhatian kepada daerah-daerah di Indonesia yang mengalami perubahan ekonomi, politik dan sosial yang demikian luas tetapi belum banyak dibahas secara sintesis dan komparatif. Buku ini membahas sejarah dan ciri-ciri masyarakat daerah pedalaman yang terus berubah, khususnya dalam k…
Buku ini berusaha menarik benang merah tantangan dan peluang hak masyarakat adat dalam mengelola hutan. Walaupun locus Nagari dan Sumatera Barat sebagai titik berat pembahasan, ternyata tidak mengurangi penelusuran paradigma pengelolaan hutan dan sumber daya alam dari ruang sosial, politik dan hukum, sehingga cukup memberikan gambaran utuh, arah pembangunan hukum kehutanan dan hubungannya denga…
Buku ini hendak menelisik hubungan manusia dan tanah melalui aksi pendudukan tanah dari proses pendudukan, penataan tanah, sampai penataan produksinya.
Buku ini mengungkapkan konflik agraria yang melibatkan petani selalu terjadi sepanjang sejarah dan petani tetap berada pada posisi yang lemah, baik secara ekonomi maupun politik.