buku ini adalah helai benang pengalaman ibu-ibu yang mengatasi penjara sosial yang menghimpit mereka, penjara budaya laki-laki yang dominan, yang dirajut menjadi kain-kain perlawanan yang penuh harapan akan kebangkitan kaum-kaum perempuan.
Dibanyak tempat, perbedaan keyakinan beragama menjadi pemicu terjadinya kekerasan, pembantaian jiwa manusia. tak terkecuali ketika masa Voltaire hidup. ketika itu Perancis, yang tengah dipimpin oleh Louis XIV, penuh dengan Katolikatau Jansenisme. Terlebiih lagi saat itu kekuasaan (negara) memiliki hak untuk menyiksa orang-orang karena kepercayaan mereka yang berbeda dengan kepercayabn penguasa.…
Buku ini merupakan hasil rangkuman seminar yang dilaksanakan oleh The Center for Global Nonviolence Planning Project di Bali pada 1986. Dengan menghadirkan buku ini ,ingin ditegaskan bahwa betapa pentingnya wacana Islam dan anti kekerasan dalam membnagun civil society di Indonesia. Sebab bagaimana mungkin civil society yang mengandaikan penghormatan terhadap pluralisme bisa terwujud, bila keker…