Merupakan buku kelima dari seri kajian tentang militer dan politik di Indonesia.Tanpa berpretensi negatif, buku ini berupaya menguak lembaran hitam perilaku represif ABRI terhadap kelompok masyarakat sipil pada masa rezim orde baru.
Buku ini mengungkapkan konsep dwifungsi ABRI sejak tahun 1966
ABRI, selain merupakan kekuatan militer, adalah kekuatan sosial politik yang tak tanggung-tanggung pengaruhnya di panggung sejarah Indonesia. Tak urung, dengan konsep dwifungsi ini, ABRI senantiasa dikritik: baik secara terselubung maupaun terang-terangan. Tak sedikit yang menyokong agar ABRI menbali ke barak dan melulu berfungsi sebagai militer profesional. Dengan bahasan kritis dan bernas, bu…
Apakah ABRI masih bisa netral? Apakah peran ABRI telah terkontaminasi oleh godaan-godaan kepentingan sempit seperti dukungannya terhadap Golkar? Apakah di msa datang ABRI akan menanggalkan peran politiknya di DPR dan hanya mempunyai wakil di MPR sebagai bagian dari political sharing sipil-militer? Apakah dalam meretas jalan melakukan reformasi internal dan eksternal dalam tubuhnya, tentara mest…
Buku ini berisi sejarah Angkatan Darat Indonesia dan bigrafi singkat orang-orang yang pernah menduduki jabatan Perwira Tinggi Angkatan Darat Indonesia (TNI-AD)
Integrasi aspek-aspek profesionalisme Barat dengan etika satria - yang diangkat dari sejarah dan legenda Jawa- sangat berpengaruh pada san mewarnai sikap dan perilaku militer. Proses integrasi ini tidak semata-mata merupakan suatu perhanan nilai-nilai budaya yang bersifat reaktif, melainkan suatu proses definisi-diri yang esensial bagi pengembangan potensi politik para perwira. Kecenderungan in…
Buku ini mencoba mengungkapkan keterlibatan Kopassus dalam politik modern Indonesia.
Buku ini diangkat dari sebuah laporan penelitian yang dilakukan oleh sebuah tim peneliti lapangan dengan tajuk Hubungan=Militer dalam Transisi Demokrasi di Indonesia: Studi Kasus Wilayah Kodam IX Uayana.`
Jurnalisme adalah mata dan telinga demokrasi. Pentingnya jurnalisme dalam menyebarkan informasi yang menjadi kepentingan publik barangkali tidak lebih baik digambarkan dalambidang hubungan sipil militer. Buku ini berisi kumpulan artikel dari para alumni dua program peltihan jurnalistik mengenai hubungan sipil militer di Indonesia yang diselenggarakan NDI bekerjasama dengan LPDS pada tahun 2000