Arendt mencoba mengangkat tiga kata power, strength dan force yang didalamnya terletak posisi kekerasan yang berbeda. Makna ketiganya dapat sama dapat pula berbeda.
Buku ini merupakan observasi kritis terhadap pemikir sosial terkemuka, klasik maupun modern. Ada sebanyak 27 tokoh besar yang pemikirannya diobservasi. Dalam buku ini dikaji juga mengenai feminisme Amerika dan Inggris, madzab Frankfurt dan feminisme Perancis
Buku ini merupakan rangkaian tulisan yang mencoba mengingatkan pembacanya mengenai warisan suci tugas seorang intelektual, yakni berjuang menegakan dan mempertahankan martabat rakyat dari ancaman kolonialisme modal.
Buku ini merupakan telaah analisis sejarah terhadap filsafat politik. karya-karya yang dipilih adalah karya-karya yang berpengaruh dalam mengembangkan pemikiran politik dunia barat, mulai dari pemikiran sosial Yunani Kuno sampai upaya-upaya modern untuk merumuskan teori politik yang didasarkan riset empiris.