buku ini adalah helai benang pengalaman ibu-ibu yang mengatasi penjara sosial yang menghimpit mereka, penjara budaya laki-laki yang dominan, yang dirajut menjadi kain-kain perlawanan yang penuh harapan akan kebangkitan kaum-kaum perempuan.
Laporan ini menggugat bangsa dan negara untuk berhenti mengabaikan, bahkan mengingkari, kepentingan khas dari kaum perempuan korban konflik bersenjata ditengah berbagai upaya untuk membangun kembali kehidupan damai pasca konflik bersenjata.