Anak semua bangsa adalah buku kedua dari serangkaian roman empat jilid (tetralogi) karya Pramoedya Ananta Toer Berkisah tentang pengenalan si tokoh pada lingkungan sendiri dan dunia, sejauh pikirannya dapat menjangkaunya.
Jejak langkah adalah buku ketiga dari serangkaian roman empat jilid (tetralogi) karya Pramoedya Ananta Toer berkisah tentang kelahiran organisasi-organisasi modern pribumi pertama-tama.
Novel berlatar belakang kehidupan ronggeng bernama Srintil, yang sempat mengalami pahitnya menjadi tahanan politik, karena ketidaktahuannya akan tatanan politik pada waktu itu. Menyebabkan dia dituduh sebagai bagian dari Gerakan Komunis. ------------------------ Novel ini merupakan penyatuan trilogi Ronggeng Dukuh Paruk, Lintang kemukus dinihari, dan Jantera bianglala, dengan memasukkan kembali…
Rezim Orde Baru telah menghancurkan gerakan perempuan militan bahkan menyiksa para aktivis perempuan selama bertahun-tahun dan memberi stigma sangat buruk kepada mereka (dan keluarganya). Trauma dan penderitaan mereka perlu dicatat dalam sejarah agar bangsa ini tidak mengulangi tragedi serupa.
Bumi manusia adalah buku pertama dari serangkaian roman empat jilid (tetralogi) karya Pramoedya Ananta Toer melingkupi masa kejadian 1898 sampai 1918, masa periode Kebangkitan Nasional, masa yang hampir-hampir tak pernah dijamah oleh sastra Indonesia, masa awal masuknya pengaruh pemikiran rasio, awal pertumbuhan organisasi-organisasi modern yang juga berarti awal kelahiran demokrasi pola Revolu…
The anthology contains 13 short stories written between 1977 and 2002. Putu Oka as a freelance writer and an alleged member of the People's Cultural Institute (Lekra), a cultural organization that was linked to the communist party, Putu Oka was imprisoned in Jakarta from 1965 to 1976. One of the hardest trials he faced during this time was the complete banning of pen and paper.