Buku putih Wiranto mengenai keterlibatannya dalam Tragedi Semanggi, Trisakti, Tragedi Mei 1998, dan mengenai pertentangannya dengan Prabowo. ----------------------------------- Diterbitkan juga dalam bahasa Indonesia dengan judul Bersaksi di tengah badai, Perpustakaan Elsam hanya mempunyai Edisi Bahasa Inggris.
Buku ini berupaya menelusuri berbagai peraturan hukum yang diberlakukan untuk mewujudkan ide asimilasi sebagai kebijakan resni orde baru dengan meletakkannya pada konteks pembuatannya.Dari arah ini, penulis membantu kita untuk mengetahui desakan situasi dan ide asimilasi yang bersifat represif atas etnis Cina. Secara substansial, buku ini menyingkapkan bahwa betapa besar permainan kekuasaan ole…
Buku ini pada awalnya adalah skripsi sarjana denan judul: Konflik sosial di Kudus 1918: terlibatnya Sarekat Islam Kudus dalam konflik sosial ekonomi. Studi ini adalah tentang konflik sosial ynag terjadi di Kudus pada tahun 1918. Studi ini berusaha memahami mengapa konflik itu sampai terjadi agar konflik-konflik sosial yang muncul dalam masyarakat dapat diredam atau dikelola dengan baik.
Buku ini merupakan 30 kumpulan esai terbaik dalam kompetensi esay mahasiswa "Menjadi Indonesia" yang berisikan tentang semangat dan harapan yang secara ajaib bisa mengikat sebuah negeri yang bhineka dengan ratusan etnis dan bahasa yang dituangkan oleh anak muda melalui pikiran, gagasan, kerisauan, dan harapan tentang negeri Indonesia ini.
Buku ini meruapakan hasil analisis komprehensif mengenai munculnya politik identitas yang telah berhasil mengkonsolidasikan etnis Dayak secara emosional untuk memenangkan tokoh Dayak dalam kontestasi poltik. Selain itu, buku ini dikaji sebagai penentu kebijakan daerah dis eluruh Indonesia terutama dalam pembangunan infrstruktur di wilayah pedalaman yang sudah lama terabaikan, pengkaji ilmu poli…
When we captured Kigali, we thought we would face criminals in the state; instead, we faced a criminal population." So a political commissar in the Rwanda Patriotic Front reflected after the 1994 massacre of as many as one million Tutsis in Rwanda. Underlying his statement is the realization that, though ordered by a minority of state functionaries, the slaughter was performed by hundreds of th…