Buku sejarah ini menggunakan metode sejarah lisan dari sisi pelaku, yaitu: H.N. Ventje Sumual, A.E. Kawilarang, M. Saleh Lahade, Zulkifli Lubis, Ahmad Husein, M. Simbolon, Bing Latumahina, serta beberapa tokoh penting lainnya. Memaparkan persepsi para eksponen PRRI-Permesta mengenai tanah air pada tahun 1950-an, apa yang mereka lakukan, serta bagaimana upaya mereka menyusun strategi pembangunan…
Buku ini terpilih sebagai salah satu dari tiga buku terbaik di bidang ilmu-ilmu sosial dalam International Convention of Asian Scholars, Kuala Lumpur, 2007. Buku ini pertama kali diterbitkan dalam bahasan Inggris, kemudian diterjemahkan dalam bahasa Indonesia oleh Institut Sejarah Sosial Indonesia bekerja sama dengan Hasta Mitra pada Januari 2008. Versi softcopy bisa lihat dan unduh di http://j…
Penulis Buku ini mencoba menyatakan bahwa integrasi politik dapat terwujud bila pembangunan nasional dijalankan dengan pendekatan cinta-kasih atas dasar persamaan dan persaudaraan sebagai sesama warga Indonesia. Di samping itu, pembangunan harus nyata-nyata meningkatkan perikehidupan dan kesejahteraan masyarakat setempat.
Berasal dari skripsi penulis yang berjudul Simpang kiri dari sebuah jalan: Kisah pemberontakan Madiun September 1948 tahun 1969.