Image of Hubungan sipil militer dan konsolidasi demokrasi

Book

Hubungan sipil militer dan konsolidasi demokrasi



Ada dilema yang menyelimuti negara demokrasi baru yang ingin menuju konsolidasi demokrasi. Di satu sisi supremasi sipil menuntut pengurangan privilese militer dan membatasi peran militer, sedang di sisi yang lain stabilitas politik mensyarakatkan agar konflik sipil-militer berada pada tingkat minimum. Sulit mencapai dua tujuan ini secara bersamaan sebab mengurangi kekuasaan dan privilese militer seringkali meimbulkan konflik antara sipil dan otoritas militer. Karena itu membangun supremasi sipil sebagian besar akan tergantung pada kualitas dan strategi pemimpin politik dari pihak sipil karena supremasi bukan sekedar mengurangi intervensi militer dalam politik, tetapi juga memerlukan kemampuan dari semua politisi sipil untuk mengelola pemerintahan. Ketidakstabilan poltiik sebagai akibat dari pertikaian antar fraksi dalam pemerintahan sipil akan mengundang kembali intervensi militer dalam politik.


Ketersediaan

912-2005355 LAR hElsam Library (Military)Tersedia

Detail Information

Judul Seri
-
No. Panggil
355 LAR h
Penerbit Rajawali press : Jakarta.,
Deskripsi Fisik
243 p.
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
979-421-795-6
Klasifikasi
355
Content Type
-
Media Type
-
Carrier Type
-
Edisi
-
Subyek
Info Detil Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab

Other version/related

No other version available




Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnyaXML DetailCite this