No image available for this title

Digital_Files

Kondisionalitas Bantuan dan Produk Legislasi



Jika kita periksa produk-produk legislasi di Indonesia, salah satu faktor eksternal yang mempengaruhi proses legislasi di Indonesia adalah keterikatan Indonesia terhadap utang luar negeri. Ikatan tersebut bahkan sudah ada sejak tahun 1946. Perikatan terhadap utang luar negeri makin kencang setelah ratifikasi hasil Konferensi Meja Bundar melalui UU No. 5 /1951 tentang Pengesahan dan Pengakuan Hutang Terhadap Kerajaan Belanda, walau kemudian dibatalkan lagi dengan UU No. 73/1956 tentang Pembatalan Hubungan Indonesia-Nederland Berdasarkan Perjanjian KMB. Akhirnya utang pampasan perang Belanda ini kembali ditagihkan setelah Soeharto berkuasa, sebagai persyaratan bagi Indonesia (yang kolaps) untuk mendapatkan pinjaman dari lembaga multilateral maupun bilateral.


Ketersediaan

5365-20165365-2016Elsam LibraryTersedia

Detail Information

Judul Seri
-
No. Panggil
5365-2016
Penerbit ELSAM : Jakarta.,
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
NONE
Content Type
-
Media Type
-
Carrier Type
-
Edisi
-
Subyek
Info Detil Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab

Other version/related

No other version available




Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnyaXML DetailCite this