Book
Subkontrak dan implikasinya terhadap pekerja perempuan: kasus industri kecil batik Pekalongan
Peranan sistem desentralisasi produksi berupa keterkaitan industri skala besar-kecil menciptakan struktur industri yang mentap akhir-akhir ini semakin disadari. Keberhasilan sistem subkontrak, sebagai salah satu bentuk desentralisasi produksi, banyak diungkapkan. Pengalaman industrialisasi Jepang misalnya, membuktikan bahwa sistem subkontrak telah mampu memainkan peranan cukup penting dalam mendukung dan memperkuat struktur industri negaranya.
Kesuksesan desentralisasi produksi yang menciptakan struktur industri yang kuat di Jepang ini, menumbuhkan optimisme bahwa desentralisasi produksi sangat potensial dalam upaya mengembangkan usaha kecil. Banyak studi yang mengungkapkan kebaikan atau kekuatan sistem ini, akan tetapi seringkali mengabaikan kelemahan atau dampak negatif yang mungkin timbul. Sebaliknya, ada juga beberapa studi yang lebih memusatkan perhatian pada aspek negatif sistem produksi subkontrak.
Laporan penelitian ini melihat dinamika sistem subkontrak secara konprehensif. Berbagai kemungkinan keuntungan dan kerugian, kekuatan dan kelemahan sistem itu dikaji secara seksama. Kecuali itu aspek tenaga kerja perempuan juga mendapatkan tekanan khusus. Hal menarik dalam mengkaji sistem subkontrak adalah pertama, sistem ini akan melibatkan banyak industri berskala kecil. Kedua, industri berskala kecil memiliki potensi sangat besar dalam menyerap tanaga kerja.
Tidak tersedia versi lain