Book
Ada apa dengan pelarangan nama? : Potret buram pencatatan kelahiran
"Apalah arti sebuah nama", demikian Shakespeare pernah mengatakan. Namun pepatah itu agaknya tidak berlaku bagi jutaan anak-anak yang lahir di Indonesia. Sebab, mereka telah dan sedang menghadapi persoalan besar tentang nama. Nama yang sesungguhnya merupakan hak anak dan hak asasi manusia ternyata tidaklah dengan mudah mereka dapatkan. Maklum di Indonesia, khususnya di DKI JAkarta, mencantumkan nama keluarga/marga/klan di belakang nama kecil anak dalam akta kelahiran ternyata masih dilarang. Buku ini mencoba mengungkap akar persoalan di balik praktek pelarangan itu berikut implikasi yang ditimbulkannya. Dapatkan kita percaya bahwa pelarangan nama keluarga/marga/klan dalam akta kelahiran semata-mata diakibatkan oleh salah tafsir belaka?
Tidak tersedia versi lain