Book
Suharto Sebuah Biografi Politik
Buku ini didasarkan pada sejumlah wawancara, arsip dan surat kabar. Penerbitan buku ini memberikan informasi yang sangat terperinci tentang tokoh misterius dan kontroversial secara sistematis dan obyektif.\\r\\n\\r\\nSuharto, muncul sebagai pemimpin di tengah kekacauan sosial yang ekstrem dan kekerasan massal yang melanda Indonesia pada tahun 1966. Suharto saat itu telah menjadi ikon penting Indonesia modern. Beliau membangun sebuah rezim kuat yang terkenal sebagai Orde Baru dan terus memimpin negara Indonesia negara terpadat keempat dunia hingga lengser tahun 1998.\\r\\n\\r\\nBuku ini memberikan wawasan memukau tentang seorang pria yang naik dari masa muda yang biasa-biasa saja untuk kemudian mendesakkan kekuatan luar biasa dalam memimpin sebuah bangsa yang kompleks dan bergejolak, namun figurnya tetap misterius dan membingungkan. Suharto (bercita-cita) menjadikan Indonesia sebagai bangsa yang kuat, bersatu dan makmur. Beliau juga ingin membangun sistem kekuasaan dan politik yang menjamin stabilitas keamanan dalam negeri dan kehormatan bangsa ini di dunia internasional. Namun, setelah hampir setengah abad menjadi tokoh yang paling berpengaruh, beliau terhempas dari istana dengan cara yang memilukan, lalu disikapi dengan cara yang berlawanan: dipuji sebagai – antara lain – pemersatu bangsa, dikutuk sebagai – antara lain – simbol pelanggaran HAM dan korupsi.\\r\\n\\r\\nPembahasan dalam buku ini dimulai pada; Bab pertama sampai bab lima buku ini berupa kronologi pengalaman Suharto dari masa kecil, menjadi tentara semasa revolusi, komandan militer di Jawa Tengah, tugas penting tahun 1960-1965, percobaan kudeta. Bab enam sampai bab sebelas membahas usaha meraih kekuasaan (1965-1968), legitimasi dan konsolidasi (1968-1973), berbagai masalah Orde Baru (1973-1980), ekonomi, politik dan pembangunan (1980-1988), Puncak Kejayaan (1988-1993), kemerosotan (1993-1998).\\r\\n\\r\\nMasa-masa kejatuhan Suharto dibahas dalam buku pada bab ke sepuluh, hingga beliau mengundurkan diri dari kursi presiden dan digantikan oleh wakil presiden saat itu BJ Habiebie pada tahun 1998. Dan sejak saat itu kondisi kesehatan Suharto terus menurun hingga mengalami stroke berturut-turut. Terlepas dari hal-hal baik dan buruk tentang Suharto, tentu kita semua mengakui bahwa warisan kuat Suharto tidak diragukan lagi yaitu pertumbuhan ekonomi luar biasa yang dicapai selama pemerintahannya. Tak lebih dan tak kurang, kebijakan-kebijakannya yang berpandangan jernih serta disiplin yang beliau terapkan (terlepas dari kekaburan sesekali dalam penerapan-penerapannya) membawa Indonesia dari sebuah negara miskin dan mandek menuju dunia modern. Allaahu “alam bissawab... (N Ratih Suharti)
Tidak tersedia versi lain