Book
Geger Perang Bubat; Gajah Madakah Dalang Semua Petaka Itu?!
Di lapangan Bubat, rombongan Pasundan itu ditempatkan, bukan di kota raja Trowulan. Kedatangan utusan Patih Gajah Mada yang menyampaikan bahwa pinangan terhadap putri Sri Baduga, Dyah Pitaloka, diundur kecuali sang putri diserahkan sebagai tanda takluk menyulut emosi Raja Pasundan itu. Perang pun tak terhindarkan. Sedikitnya pasukan yang dibawa membuat Sri Baduga harus membayar kelalaian itu dengan nyawanya. Sang putri pun memilih melakukan bela pati.\\r\\nTerpukul dengan kematian Dyah Pitaloka, Raja Hayam Wuruk menuduh Patih Gadjah Mada sebagai orang yang paling bertanggung jawab. Ia pun membuang sang patih dari kota raja. Sebelum eksekusi dilakukan, atas perintah Mahawreddhamantri Mahaputeradwa, serombongan pasukan menyerang rumah Patih Gadjah Mada. Raja Hayam Wuruk bertambah murka. Ia lalu mengirim seseorang mengawasi gerak-gerik sang kepala dewan kerajaan. Saat itulah, semuanya menjadi jelas siapa yang kawan dan siapa yang lawan.
Tidak tersedia versi lain