Book
Berani Berhenti Berbohong : 50 Tahun Pascaperistiwa 1965-1966
Minimal sekarang 50 tahun kemudian, kita seharusnya berani berhenti berbohong. Berani mengakui bahwa selama 50 tahun kita dibohongi. Dari kita betul-betul dituntut kebesaran hati untuk mengakui bahwa reaksi pasca-G30S sama sekali keluar rel. itu tuntutan keadilan paling dasar. Kalau akhirnya kita berani mengakui kengerian pelanggaran hak-hak asasi mereka yang dicap "terlibat" sesudah G30S, pengakuan itu tidak berarti bahwa PHI harus direhabilitasi. Dan sebaiknya, kalau banyak dari kitan memandang PKI sebagai musuh yang dibenci dan ditakuti, maka itu tetap tidak membenarkan bahwa jutaan masyarakat yang tertarik pada PKI secara sistematik dibunuh dan dihancurkan (Prof. Dr. Franz Magnis-Suseno, STF Driyarkara, Jakarta)
Tidak tersedia versi lain