Digital_Files
Dehunanisasi Pesera Didik Melalui Sistem Penilaiani Pendidikan yang Berlandaskan Semangat Neoliberalisme
Walau di protes dan mendapat kecaman dari berbagai pihak, alat penilaian hasil belajar peserta didik yang dikenal dengan nama UN ini masih dipergunakan sebagai penentu kelulusan peserta didik dari satuan pendidikan. Berbagai alasan selalu disajikan pemerintah agar UN tetap dilaksanakan sebagao ritual tutup tahun untuk mengakhiri kalender akademik, mulai dari alasan untuk meningkatkan mutu pendidikan hingga meningkatkan motivasi belajar peserta didik. Padahal, secara konseptual maupun empiris sudah terbukti bahwa tidak ada relevansi antara penyelenggaraan UN dengan peningkatan mutu pendidikan. Bila ditelusuri lebih jauh, ternyata kekebalan pemerintah untuk terus mempertahankan kebijakan penyelenggaraan UN ini sangat erat dengan corak neoliberalisme yang menjadi semangat pemerintah dalam menggulirkan berbagai kebijakan pendidikan dalam rangka melanggengkan hegemoninya terhadap rakyat
Tidak tersedia versi lain