Digital_Files
Perlawanan Perempuan di Konflik Perkebunan Sawit Skala besar di Sumsel dan Kalbar
Angka statistik tentang hilangnya tanah dan rusaknya sumberdaya alam di Indonesia sangat tinggi. Forest Watch Indonesia, sebuah LSM yang menangani isu-isu kehutanan memprediksikan bahwa sejak tahun 1950 sampai 2000-an, hampir 70% hutan primer di Indonesia telah mengalami perusakan. Ini diakibatkan kerena penebangan hutan Skala besar dengan tujuan konsesi kehutanan, dalam hal ini adalah perkebunan kelapa sawit Skala besar, hutan tanaman industry (HTI) dan pengolahan kayu.
Jelas bahwa pihak yang mengalami kerugian akibat konsesi tersebut adalah masyarakat yang tinggal disekitar hutan dan perkebunan, yaitu masyarakat adat termasuk perempuan. Selama ini perempuan merupakan kelompok yang jarang dilibatkan dalam proses pembangunan yang dilakukan oleh pemerintah dan perusahaan. Mereka hanya dianggap sebagai 'pekerja' daripada 'pemikir', karena hanya dilibatkan dalam kerja setelah keputusan diambil.
Tidak tersedia versi lain