Book
Bengawan Solo riwayatmu kini potret kerusakan lingkungan DAS Bengawan Solo
DAS Bengawan Solo mempunyai Sub DAS sebanyak 26 yang kesemuanya memberi potensi ancaman banjir di dukung dengan struktur tanah yang ada di DAS Bengawan Solo masuk katagori tanah latosol mencapai 463 ribu lebih sehingga kurang mampu menyerap air hujan dan hancurnya hutan akibat ilegal loging dan alih fungsi lahan mempercepat proses sendimintasi, banjir dan hancurnya sungai Bengawan Solo.
DAS Bengawan Solo mempunyai luas 550,274 hektar yang beradea di Propinsi Jawa Tengah, dan Propinsi JAwa Timur, menurut Menteri Kehutanan, MS Kaban, yan gdikutip kantor berita Antara (04/02/08), seluas 87 persen wilayah DAS Bengawan Solo merupakan daerah rawan bencana. Dalam rapat kerja dengan Komisi IV DPR RI, di Jakarta, MS Kaban mengatakan, DAS Bengawan Solo yang sekitar 70 persen merupakan wilayah pegunungan, 30 persen rawan banjir, 18 persen rawan longsor, dan 39 persen agak rawan longsor.
Dari gambaran ancaman tersebut yang segera mendesak harus dirumuskan adalah menegemen pengelolaan DAS yang meliputi pengelolaan sumber daya hutan dan pemberdayaan sumber daya manusia. Menegemen pengelolaan DAS lebih ditekankan pada kepentingan penataan, pemanfaatan, pengembangan, pemeliharaan, pemulihan, pengawasan dan pengendalian menuju pembangunan yang berkelanjutan yang berwawasan lingkungan hidup dan berbasis masyarakat.
Tidak tersedia versi lain