Book
Heboh Ahmadiyah: Mengapa Ahmadiyah tidak langsung dibubarkan?
Ahmadiyah bertahun-tahun hidup di Indonesia dan meraih simpati dari puluhan ribu anggotanya. Berbeda dengan kebanyakan umat muslim lainnya, para pengikut Ahmadiyah meyakini bahwa Mirza Ghulam Ahmad adalah seorang nabi. Hal inilah yang menjadi dasar bagi MUI menjatuhkan fatwa sesat bagi Ahmadiyah. Kontroversi pun menyeruak manakala pemerintah bersikap ragu dalam mengambil tindakan. Aksi kekerasan dilancarkan sekelompok organisasi Islam terhadap warga Ahmadi. Bukannya terpuruk, Ahmadiyah justru manuai banjir simpati dari sebagian ulama dan intelektual muslim yang tak suka dengan pemaksaan kehendak dalam kehidupan beragama. Umat Islam di Indonesia pun terbelah menjadi dua, antara yang pro dan kontra terhadap Ahmadiyah. Sadar akan resiko perpecahan yang dihadapi oleh umat Islam Indonesia, pemerintah baru bertindak. Menteri Dalam Negeri, Menteri Agama, dan Jaksa Agung mengeluarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) tentang Ahmadiyah. LAgi-lagi ketidaktegasan pemerintah tercermin dalam SKB ini. Kedua belah pihak yang berselisih sama-sama merasa tidak puas. Pertanyaan terbesar dari mereka yang anti adalah, MEngapa Ahmadiyah tidak langsung dibubarkan? Ada apa di balik sikap ragu pemerintah?
Tidak tersedia versi lain