Book
Transformasi Demokratis Partai Politik di Indonesia: Model, Strategi dan Praktik
Indonesia dengan tradisi politiknya yang relatif masih muda bila dibandingkan dengan Negara-Negara di Eropa atau di Amerika, justru telah merekam jejak sejarah yang dapat dikatakan luar biasa dinamis berkenaan dengan sejarah partai dan sistem kepartaiannya. Mulai dari sistem kepartaian tunggal, sistem kepartaian hegemonic, hingga Atomized Party System, semua telah pernah dialami bangsa ini. Sistem kepartaian tunggal, pernah termanifestasi di Indonesia pada periode awal kemerdekaan. Meskipun gagasan Soekarno ini kemudian segera `direvisi` oleh kekuatan politik Hatta dan Syahrir, dengan keluarnya Maklumat Pemerintah No.X Tahun 1945. Paling tidak hal ini menunjukkan bahwa sejak awal Indonesia berdiri, ada kekuatan politik yang memiliki kekuasaan untuk meringkas kompleksitas ideologi dan social cleavages bangsa yang demikian plural ke dalam satu entitas tunggal. Partai-partai dengan basis ideologi yang beraneka ragam mewarnai wajah politik Indonesia. Konsekuensi dari multy party system adalah tidak adanya partai yang mampu mendapatkan mayoritas mutlak suara dalam parlemen. Kondisi tersebut memaksa pasrtai-partai politik untuk saling berkoalisi dalam membentuk pemerintahan sekedar memperkuat dukungan politik terhadap mereka di parlemen. Partai-partai politik silih berganti merasakan nikmatnya tampuk kekuasaan sekaligus perihnya diturunkan paksa dari puncak kekuasaan.
Tidak tersedia versi lain